11 Tersangka Pengedar dan Budak Narkoba Diringkus Anggota Reserse Narkoba Polres Mojokerto - Line News Today

Senin, 13 Juli 2020

11 Tersangka Pengedar dan Budak Narkoba Diringkus Anggota Reserse Narkoba Polres Mojokerto

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander Pamerkan 11 Tersangka Pengedar Narkoba
LineNewsToday(Mojokerto): Sebelas orang budak narkoba ditangkap Satresnarkoba Polres Mojokerto dan Polsek jajaran. Mereka diamankan karena terbukti terlibat peredaran narkoba jenis sabu dan pil koplo.


Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menambahkan, 11 tersangka merupakan pengedar, penerima dan pengantar narkoba sabu dan pil koplo di Kabupaten Mojokerto."Petugas berhasil mengamankan sabu total seberat 11,83 gram sabu dan pil dobel L atau logo Y 360 butir dari sebelas tersangka," ungkapnya.

Masih kata Dony, rata-rata umur pelaku masih produktif dan remaja menjadi sasaran penjualan bagi pelaku. Profesi pelaku kebanyakan tidak ada pekerjaan.
"Ada berbagai macam profesi ada tanpa pekerjaan, mereka menjual narkotika ini untuk mencari keuntungan, yang bersangkutan sudah mengetahui bahwa memang jenisnya ini narkotika," bebernya.
11 Tersangka Pengedar dan Budak Narkoba Diringkus Anggota Reserse Narkoba Polres Mojokerto
"Kami sangat menyesalkan kenapa dari 11 tersangka ini di situasi pandemi corona ini masih saja melakukan upaya merusak generasi bangsa Indonesia. Ini menjadi tugas kita semua dan meminta stakeholder terkait untuk tidak sungkan memberikan informasi kepada kami untuk melakukan proses kegiatan penangkapan peredaran narkotika ndi Kabupaten Mojokerto," imbuhnya.

"Kami juga akan terus melakukan efektivitas penyelidikan sampai ke akar-akarnya agar nantinya bisa diharapkan semua wilayah hukum Mojokerto tidak ada lagi narkotika yang merusak generasi bangsa Indonesia. Untuk pemasok, masih dalam tahap penyelidikan, nama-nama sudah dikantongi dan semoga segera bisa diringkus," tegasnya.

Kasatresnarkoba AKP Yogi Ardi Khristanto menyebut, selain 11 tersangka,dirinya masih terus melakukan pengembangan terhadap pengungkapan ini,agar para pemasok narkoba di wilayah hukum polres juga bisa terungkap. 

"Pelaku tadi bisa mengatakan memakai sabu itu enak karena sarafnya kemungkinan sudah kena efek narkoba yang dipakai. Kami imbau kepada masyarakat, jangan sekali-kali mencoba narkoba karena tidak ada untungnya, efeknya juga bisa merusak syaraf dan lainnya," pungkasnya.*(Min).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda