Bangkitkan Kekuatan Agraris Bumi Majapahit, Ponpes Segoro Agung Trowulan Gelar Panen Raya - Line News Today

Rabu, 05 Agustus 2020

Bangkitkan Kekuatan Agraris Bumi Majapahit, Ponpes Segoro Agung Trowulan Gelar Panen Raya



Bupati Mojokerto, Pungkasiadi Bersama Forkopimda Gelar Panen Raya
Line News Today (Mojokerto): Pondok Pesantren Segoro Agung Trowulan bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, menggelar panen raya dalam rangka menyukseskan program pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional, Rabu (5/8) pagi.
Panen Rayan Bertema “ Bangkitkan kembali kekuatan Agraris Bumi Majapahit”dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Sarmuji, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, didampingi Pimpinan Ponpes Segoro K.H. Agung Bimo Agus Sunarno.

Surplus kita setiap tahun mencapai 78 ribu ton,  Ketahanan pangan semua sudah diprogramkan di Kabupaten Mojokerto. Bahkan, untuk tanaman pendamping seperti jagung dan ketela pohon sekalipun, Majapahit dulu memang dikenal sebagai ahlinya pertanian. Bahkan, ada hari-hari penanggalan untuk memutuskan tepat tidaknya panen. Misalnya, tanaman padi cocok dipanen pada Minggu Pahing. Nenek moyang kita sangat jeli memprediksi cuaca dan irigasi. Panen ini upaya kita untuk nguri-uri budaya,” Pungkasnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak dalam sambutan arahan, menyebut Jawa Timur sebagai basis agribisinis dan  lumbung padi nasional. Sahat juga memuji jika surplus hasil pangan pertanian di Kabupaten Mojokerto, merupakan hal yang sangat positif dan membawa pengaruh yang baik.
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi Berikan Bantuan Pada Warga
Bu Gubernur Jatim dan seluruh stakeholder mendukung penuh upaya mewujudkan ketahanan pangan Jatim. Surplus tadi,  menandakan apa yang diprogramkan pemerintah pusat maupun provinsi, terbukti linier dengan daerah. Kontribusi Kabupaten Mojokerto sangar besar. Inisiasi panen raya Ponpes Segoro Agung ini, memberi pelajaran bahwa setiap jengkal tanah dapat bermanfaat bagi ketahanan pangan,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan panen raya, didahului dengan penyerahan tali asih berupa sembako pada masyarakat yang hadir.*(Ning).
                                                                                                                                                               

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda