Pjs Bupati Mojokerto Kembali Ingatkan ASN Agar Jaga Netralitas - Line News Today

Kamis, 29 Oktober 2020

Pjs Bupati Mojokerto Kembali Ingatkan ASN Agar Jaga Netralitas

Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo

LN News Today (Mojokerto) – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember mendatang, Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk menjaga netralitas.

"Kami-kami ini kan bagian dari birokrasi. Kemarin di apel sudah saya sampaikan ke kawan-kawan birokrasi, kalian semua itu birokrasi. Birokrasi itu mulai masuk sampai pensiun bisa-bisanya di satu tempat," ujarnya, Rabu (28/10).

Pjs Bupati Mojokerto yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur ini mencontohkan jabatan dalam birokrasi dengan jabatan di lingkup kepolisian berbeda. 

“Kalau jabatan di kepolisian kan bisa pindah tempat, tapi kalau birokrasi, sejak masuk jadi ASN bisa jadi tetap di satu tempat dinas yang sama sampai pensiun,” terangnya.

Terkait netralitas ASN, Himawan menegaskan bahwa, peraturan-peraturan yang mengatur tentang netralitas ASN dan yang mengawasinya pun banyak. Maka dari itu, Himawan menegaskan, jangan sekali-sekali mencoba bermain dengan netralitas ASN.

"Mereka (polisi, red), 5 tahun menempati di sini. Bisa 10 tahun paling lama. Kalau soal netralitas itu sudah saya sampaikan, sudahlah kalian jangan coba-coba karena netralitas ASN itu yang mengawasi itu banyak," katanya. 

Menyinggung terkait pengawasan netralitas ASN, lanjut Himawan, sedikitnya ada lima. Yakni Komisi ASN, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Inspektorat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan lawan politik dari kelompok politik yang didukung. Sehingga pihaknya menghimbau agar ASN bisa menjaga netralitas. 

"Ada lima yang mengawasi netralitas ASN. Makanya hati-hati, demikian juga protokol kesehatan terhadap proses pelaksanaan kampanye. Kami sudah menghimbau dan menyerahkan ke Bawaslu, tetapi kami juga sampaikan kepada Pak Kapolres siapapun yang datang ke Mojokerto harus mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya. (Ning/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda