180 Guru di Surabaya Dinyatakan Sembuh dari Covid-19 - Line News Today

Sabtu, 07 November 2020

180 Guru di Surabaya Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Pelaksanaan Swab dan Rapid Test Pekmot Surabaya terhadap warganya

LN News Today (Surabaya) – Kabar gembira kembali terhembus dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merilis kesembuhan 180 guru yang sebelumnya terpapar Covid-19.

“Dari 7.407 guru yang dites swab, hasilnya yang positif 180 guru dan yang negatif 7.101 guru. Bagi yang positif langsung kami rawat dan saat ini mereka sudah sembuh semuanya,” ujar Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara.
 
Pemkot Surabaya hingga kini terus memasifkan testing bagi warga Kota Surabaya, termasuk para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pahlawan. 

Semua guru SD dan SMP yang menjadi tanggungjawab Pemkot Surabaya, sudah dilakukan tes swab. Sebanyak 7.407 guru sudah dilakukan tes swab. Jumlah itu sudah termasuk semua guru SD dan SMP se-Surabaya beserta semua petugas sekolah, seperti petugas kebersihan, keamanan dan TU serta petugas lainnya.

“Kemudian sisanya sebanyak 126 guru masih dinyatakan invalid, sehingga mereka akan dites kembali untuk memastikan kesehatannya,” kata Febri di kantornya.

Langkah selanjutnya, Pemkot Surabaya masih akan memformulasikan sekolah tatap muka. Nantinya, Dinas Pendidikan Surabaya akan menyampaikan nama-nama siswa dari 18 sekolah yang akan mengikuti uji coba sekolah tatap muka.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara

“Jadi, awalnya 21 sekolah yang akan dilakukan uji coba sekolah tatap muka, tapi setelah dilakukan assessment, hanya sekitar 18 sekolah yang bisa dijadikan uji coba sekolah tatap muka itu,” bebernya.

Masih kata Febri, kemungkinan besar yang akan mengikuti uji coba sekolah tatap muka itu kelas IX atau kelas 3 SMP. Dispendik Kota Surabaya nantinya akan menyetorkan nama-nama siswa kelas IX yang berasal dari 18 sekolah itu.
 
“Setelah itu, Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan akan merapatkan secara teknis uji coba sekolah tatap muka itu. Tentunya, nanti siswa-siswa ini akan dilakukan tes swab terlebih dahulu. Ketika siswa itu dites swab, maka orang tuanya akan menyesuaikan atau akan dites swab juga,” jelasnya.
 
Oleh karena itu, ia kembali memastikan bahwa uji coba sekolah tatap muka itu akan dilakukan terlebih dahulu bagi siswa kelas IX atau kelas 3 SMP. Sedangkan bagi tingkat SD, masih akan dirapatkan lebih lanjut.
 
“Jadi, ayo kita terus jaga protokol kesehatan kapan pun dan dimana pun berada, supaya pandemi ini bisa segera hilang dari Kota Surabaya,” pungkasnya. (Mas/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda