Aksi Pencuri Kotak Amal dengan Pistol di Pungging Mojokerto Terekam CCTV - Line News Today

Senin, 16 November 2020

Aksi Pencuri Kotak Amal dengan Pistol di Pungging Mojokerto Terekam CCTV

Rekaman CCTV saat pelaku beraksi mencuri isi kotak amal Mushola Waqof Al-Ihsan

LN News Today (Mojokerto) – Aksi pencurian kotak amal dengan pelaku menggunakan pistol yang terjadi di Mushola Waqof Al-Ihsan Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/11) berhasil terekam CCTV.

Dalam rekaman CCTV tersebut, tampak pelaku datang dengan mengendarai kendaraan motor jenis automatic warna hitam. Sebelum beraksi, pelaku tampak sempat mengelilingi lokasi guna memastikan situasi di sekitar mushola aman.

Pelaku yang mengenakan celana, jaket serta tas pinggang itu setelah memastikan situasi aman, lekas mengeluarkan pistol dan menembakkan ke arah kotak amal untuk memecahkan kaca sehingga bisa mengambil uang yang berada di dalamnya. Aksi tersebut terekam CCTV milik warung Ngrame 1 yang kebetulan letakknya berdekatan dengan mushola.

Saat dikonfirmasi, Juki (48), takmir mushola mengatakan, ia adalah orang yang pertama kali mengetahui kotak amal tersebut rusak saat hendak menjalankan sholat subuh. "Kalau malam tidak ada orang. Pagi pas mau sholat subuh, saya baru tahu kalau kotak amalnya sudah jebol," ungkapnya, Senin (16/11).

Pengurus mushola saat memutar rekaman CCTV pencurian kotak amal

Nilai uang yang ada di kotak amal Mushola Waqof Al-Ihsan tersebut tidaklah seberapa banyak. Namun, aksi pencurian uang kotak amal di Mushola Waqof Al-Ihsan kerap terjadi, sehingga pengurus mushola memasang kamera pengintai yang disambungkan dengan warung makan yang ada di dekat mushola.

"Kalau melihat rekaman CCTV, pelaku datang sendirian masuk dari pintu utara. Kemudian pelaku menembakkan pistol ke arah kotak amal dua kali. Karena tembakan yang pertama, tangan pelaku tidak bisa masuk ke kotak amal sehingga pelaku menembak satu kali lagi," jelasnya. 

Diprediksi, jumlah uang yang ada dalam kotak amal Mushola Waqof Al-Ihsan itu sekitar kurang lebih Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu. Juki menambahkan, jumlah tersebut tidak banyak mengingat uang yang ada di kotak amal itu rutin diambil pengurus mushola.

Terpisah, Kapolsek Pungging, AKP Suwiji menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk mengecek ke lokasi. "Anggota saya sudah ngecek di lokasi, karena pemilik tidak melaporkan. Kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap pelaku kriminal, jika memang terjadi ada hal seperti itu laporkan ke petugas," pungkasnya. (Ning/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda