Gelar Pemantapan Komitmen SPBE, Pjs Bupati Otimistis Mojokerto Mampu Cum Laude - Line News Today

Rabu, 25 November 2020

Gelar Pemantapan Komitmen SPBE, Pjs Bupati Otimistis Mojokerto Mampu Cum Laude

Pjs Bupati Mojokerto saat memberikan arahan pada pemantapan komitmen implementasi SPBE

LN News Today (Mojokerto) - Menindaklanjuti indeks Kabupaten Mojokerto yang dinilai melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang masih rendah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto menggelar Sosialisasi dan Pemantapan Komitmen Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Implementasi Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Bagi Seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

Dalam agenda kali ini, Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo menyampaikan, indeks penilaian melalui SPBE, saat ini Kabupaten Mojokerto masih mencapai angka 1,55. Angka tersebut masih masuk dalam kategori amat sangat kurang, sehingga masih perlu ditingkatkan ke depannya.

“Tidak hanya 1,55. Saya bilang kalau 1,55 itu ndak lulus ini. Jadi kalau bisa 4 dan itu menjadi kebanggaan buat kita. Saya yakin, sangat seyakin-yakinnya, kawan-kawan yang hadir di sini semua mempunyai komitmen untuk itu, dan membawa Mojokerto mempraktikkan SPBE dengan baik,” ujar Himawan saat dikonfirmasi usai pembukaan acara yang berlangsung di Hotel Arayana, Kecamatan Trawas, Selasa (24/11) pagi itu.

Himawan menjelaskan, pencapaian yang kurang tersebut disebabkan beberapa aspek pendukung terlaksananya implementasi SPBE di Kabupaten Mojokerto yang memang perlu ditingkatkan lagi kedepannya.

“Setidaknya, memang kita memang kurang dalam instrumen kita, kedua adalah komitmen, setidaknya kalo dua komponen ini bisa terkejar, kita bisa mencapai 2,5 lah. 2,5 itu masih kategori memuaskan. Kalau 3 kan sangat memuaskan, kalau 4 kan cum laude,” tuturnya.

Guna mewujudkan Kabupaten Mojokerto mampu cum laude dalam indeks SPBE, agenda Sosialisasi dan Pemantapan Komitmen OPD di lingkungan Pemkab Mojokerto terkait implementasi SPBE yang digelar Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto juga menghadirkan narasumber dari Institus Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang merupakan pakar e-Governments.

Sosialisasi SPBE Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto

“Kita harapkan, apa yang disampaikan oleh pakar kita dari ITS tentang e-Gov itu bisa menjadi tuntunan kita, sehingga nanti teman-teman kepala OPD itu bisa mengoreksi dirinya sendiri dimana yang kurang, sarananya, sebagai toolsnya, atau program-prigramnya yang belum cukup, atau men behind the gun-nya atau operatornya,” tandasnya.

Himawan menambahkan, pihaknya telah meminta agar narasumber dalam paparannya bisa menjelaskan secara rinci analisa-analisanya kepada peserta. Hal tersebut, lanjut Himawan, bertujuan agar peserta yang hadir dalam pemantapan ini mampu mengetahui action plan apa yang harus ditempuh dalam mewujudkan implementasi SPBE yang lebih baik.

“Dengan bgitu, nanti kita bisa membuat telaah, jadi saya minta tadi, analisanya betul-betul dibreakdown, sehingga kita tahu action plan kita apa, lalu kemudian timeline kita seberapa untuk mencapai nilai yang lebih bagus. Hari ini kita mencoba belajar kalau basic itu seperti apa, kalau midium seperti apa, advance seperti apa, kalau basic syaratnya apa yang harus dicukupkan, kalau medium itu seperti apa lalu kalau advance seperti apa,” katanya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur itu sangat optimistis bahwa Pemkab Mojokerto mampu mengoptimalkan implementasi SPBE. Mengingat hal tersebut telah didukung dengan Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan Peraturan Menkominfo Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika.

“Kita sudah punya Perpes, yang memerintahkan kepada semua penyelenggara pemerintahan itu menggunakan sistem elektronik, e-Government namanya, jadi pemerintahan berbasis elektronik. Ini sudah dimandatkan. Menkominfo juga sudah membuat peraturan, itu sebabnya hari ini kita inigin memastikan di Kabupaten Mojokerto setiap kepala OPD berkomitmen untuk melaksanakan,” pungkasnya. (Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda