Pasutri Korban Pembacokan OTK di Kutorejo Jalani Operasi - Line News Today

Kamis, 19 November 2020

Pasutri Korban Pembacokan OTK di Kutorejo Jalani Operasi

Suasana rumah korban pasca kejadian pembacokan

LN News Today (Mojokerto) – Korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) asal Dusun Jerukwangi RT 01 RW 08, Desa Jiyu, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, yakni pasangan suami-istri (pasutri), Muhammad Musonif (33) dan Lusiati (30) harus menjalani operasi di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mengetahui pelaku masuk ke dalam rumanya, korban yang saat itu sedang tidur di ruang tengah langsung dianiaya pelaku dengan cara dibacok menggunakan senjata tajam (sajam) jenis clurit. Usai menganiaya kedua korban, pelaku langsung kabur melalui pintu belakang rumah korban, Kamis (19/11). 

Kapolsek Kutorejo, AKP Hery Susanto mengatakan, kedua korban saat ini masih menjalani operasi karena mengalami luka pada lengan, kepala dan dada. Dugaan sementara, apakah murni pencurian atau dendam masih dalam lidik dugaan kasus penganiayaan ini," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/11).

Kapolsek menjelaskan, dari lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan clurit yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan tangga kayu yang digunakan pelaku untuk masuk ke rumah korban melalui dinding samping. Belum bisa dipastikan tangga bambu tersebut sengaja dibawa pelaku atau ditemukan di sekitar lokasi.

Korban saat menjalani perawatan di rumah sakit

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kutorejo, Iptu Agus Setiawan menambahkan, pelaku masuk rumah korban sekira pukul 01.30 WIB. "Naik lewat lantai II menggunakan tangga bambu, pelaku membawa tangga bambu. Lantai II rumah korban belum jadi, masih dibangun sehingga tidak pintu maupun cendela," jelasnya.

Pelaku masuk ke rumah melalui lantai II dan turun ke lantai dasar itu kepergok korban sehingga langsung melakukan pembacokan. Diduga sajam jenis clurit tersebut sudah dibawa pelaku sebelumnya masuk ke rumah korban. Korban merupakan karyawan pabrik gitar, sementara sang istri ibu rumah tangga. 

"Pelaku belum sempat ambil apa-apa. Setelah menganiaya kedua korban, pelaku lari lewat pintu belakang yang sudah dibuka. Keterangan korban, hanya satu orang pakai pelaku masuk ke rumah korban menggunakan masker. Masih dilakukan penyidikan, kedua korban saat ini menjalani operasi," pungkasnya. (Ning/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda