Satreskoba Polres Mojokerto Grebek Rumah Milik Warga yang Diduga Produksi Sabu Oplosan - Line News Today

Rabu, 04 November 2020

Satreskoba Polres Mojokerto Grebek Rumah Milik Warga yang Diduga Produksi Sabu Oplosan

Polisi saat menggrebek rumah pelaku

LN News Today (Mojokerto) – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Mojokerto yang bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Mojosari berhasil menangkap dan menggrebek rumah seorang pengedar sabu-sabu di wilayah hukum Polsek Mojosari, Selasa, (3/11) petang. Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti alat-alat produksi dan packing sabu-sabu.

Penangkapan dan penggrebekan rumah pelaku, berawal dari petugas Reskrim Polsek Mojosari yang melakukan patroli di sekitar area GOR Gajahmada, Mojosari. Petugas yang sedang patroli mencurigai ada 3 orang, selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap pelaku.

Dalam penggeledahan terhadap pelaku di GOR Gajahmada, satu orang pelaku Mokhamad Arif Hidayat warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto didapati membawa satu paket sabu seberat 0,5 gram yang dimasukkan dalam bungkus bekas rokok.

Polisi saat melakukan penggeledahan rumah pelaku

Sementara itu, warga berinisial HL, yang berada di sekitar lokasi saat penangkapan tersangka saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan dan penggerebekan tersebut. “Banyak polisi, saya kira operasi masker. Ada sekitar 4 mobil, ada mobil patroli juga,” ungkapnya.

Disinggung terkait keseharian pelaku, HL mengatakan, pelaku sebelumnya sudah pernah masuk penjara. “Kalau pelaku ini memang sudah pernah masuk (penjara, Red) dulu, kasusnya kayaknya kasus narkoba,” terangnya. 

Dalam hal ini, polisi masih belum bisa dikonfirmasi terkait penggerebekan rumah pelaku yang diduga sedang belajar memproduksi sabu-sabu oplosan ini. Polisi hingga saat ini masih melakukan pengembangan kasus tersebut untuk mendapatkan alat bukti yang lebih kuat. Informasi yang dihimpun, pelaku Mokhamda Arif Hidayat alias Ayik ini merupakan residivis Polrestabes Surabaya dengan kasus yang sama pada 2017 lalu. (Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda