Tiga Bulan, Polres Mojokerto Berhasil Ungkap 18 Kasus Narkoba - Line News Today

Minggu, 22 November 2020

Tiga Bulan, Polres Mojokerto Berhasil Ungkap 18 Kasus Narkoba

Kapolres Mojokerto gelar jumpa pers kesuksesan ungkap kasus narkoba

LN News Today (Mojokerto) - Jajaran Polres Mojokerto tepatnya Satnarkoba Polres Mojokerto bersama Polsek jajaran dalam jangka waktu tiga bulan berhasil mengungkap sedikitnya 18 kasus narkoba. Dari 18 kasus tersebut, sedikitnya 22 orang tersangka diamankan serta 142,21 gram barang bukti berupa sabu. 

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, anggota Satnarkoba Polres Mojokerto beserta polsek jajaran mengungkap peredaran kasus narkoba sejak bulan September hingga November 2020. "Terakhir tadi malam. Ada 18 laporan polisi, dimana dilakukan pengungkapan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Mojokerto," ungkapnya, Jumat (20/11).

AKBP Dony menjelaskan, dari 18 laporan polisi tersebut ada dua kasus yang menonjol. Yakni di wilayah hukum Polsek Gondang dan wilayah hukum Polsek Pacet. Di wilayah hukum Polsek Gondang, polisi berhasil mengungkap kasus narkoba dengan tersangka Yusuf dan barang bukti 41 gram narkotika jenis sabu. 

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Pacet, polisi berhasil mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 33,52 gram. "Polisi juga mengamankan dua tersangka yakni, Tohari dan Sumadi yang berhasil ditangkap di wilayah Trowulan dan Jatirejo," tutur Kapolres. 

Dari 18 laporan polisi tersebut diamankan barang bukti berupa sabu seberat 142,21 gram. Dari 142,21 gram tersebut, sebanyak 107,05 gram diamankan anggota Satnarkoba dan 35,16 gram diamankan polsek jajaran. Dari 18 laporan polisi tersebut, total ada 22 tersangka. Sebanyak 19 tersangka diamankan Satnarkoba dan tiga tersangka diamankan polsek jajaran. 

"Ini yang membuat kita harus lebih maksimal lagi dalam proses pengungkapan dan di sini kita berharap peran serta masyarakat di dalam rangka untuk bersama-sama memutus mata rantai peredaran gelap narkoba. Dalam hasil pengungkapan Satnarkoba dan jajaran polsek memberikan kontribusi untuk membuat tim yang akan melakukan pengembangan sampai pengedar utamanya," ujarnya.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Ning/Jne). 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda