Berlangsung di Tengah Pandemi, Ini 15 Hal Baru Pilkada 2020 yang Wajib Diterapkan - Line News Today

Kamis, 03 Desember 2020

Berlangsung di Tengah Pandemi, Ini 15 Hal Baru Pilkada 2020 yang Wajib Diterapkan

Simulasi penerapan protokol kesehatan di TPS

LN News Today (Mojokerto) - Berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 kali ini bakal berlangsung di tengah masa Pandemi Covid-19. Maka dari itu, ada 15 hal baru di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang harus dipahami dan ditaati. Salah satunya, yakni penerapan protokol kesehatan ketat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dalam simulasi yang digelar Polresta Mojokerto, diperagakan sebelum pelaksanaan pemungutan suara ada petugas yang menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan TPS. Sekitar pukul 07.00 WIB, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) apel bersama anggota dan mempersilahkan pemilih masuk ke ruang tunggu TPS. Pemilih diharuskan menggunakan masker saat datang ke TPS.

Sebelum masuk TPS, terdapat petugas yang mengarahkan pemilih untuk mencuci tangan dengan sabun di depan TPS yang sudah disiapkan. Selanjutnya pemilih di cek suhu tubuh, jika diketahui lebih dari 37 derajat celcius maka pemilih diarahkan ke TPS khusus yakni berupa bilik suara yang telah disendirikan dari bilik suara pemilih dengan suhu tubuh normal.

Untuk pemilih dengan suhu badan di bawah 37 derajat celcius, kemudian diminta untuk menyerahkan suara undangan dan mengisi daftar hadir ke petugas. Pemilih kemudian diarahkan ke ruang tunggu dengan tempat duduk yang menerapkan berjarak dengan pemilih lainnya sembari menunggu nomor antrian ddisebut petugas. 

Setelah dipanggil, pemilih diberi surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto tahun 2020. Pemilih kemudian membawa surat suara ke bilik suara untuk menyalurkan hak pilihnya. Setelah itu, pemilih sebelum keluar dari TPS akan ditetesi tinta sebagai tanda jika pemilih sudah melakukan pencoblosan.

Penetesan tinta sebagai bukti sudah menyalurkan hak pilih

"Simulasi ini digelar untuk memastikan para personil terutamanya baik personil Polri, TNI maupun linmas mengetahui bagaimana prosedur dan tata cara pencoblosan yang saat ini di masa pandemi. Tentunya ada hal yang berbeda dikaitkan dengan kesehatan kesehatan," kata Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi, Kamis (3/12).

Kapolresta menjelaskan, nantinya para personil pengamanan juga menyosialisasikan ke masyarakat terkait 15 hal baru ini. Pasalnya, dalam pelaksanaan pemungutan suara, 9 Desember mendatang ada 15 hal baru terkait pencoblosan agar masyarakat tidak ragu. Karena, tegas Kapolresta, protokol kesehatan begitu ketat di setiap TPS yang ada.

"Ada 15 hal baru terkait pencoblosan, para personil diharapkan bisa mensosialisasikan ke masyarakat agar masyarakat tidak ragu datang ke TPS karena protokol kesehatan begitu ketat di setiap TPS yang ada nanti pada saat pelaksanaannya. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan nanti dalam pelaksanaannya sesuai dengan apa yang diharapkan," bebernya.

Sebanyak 15 hal baru di TPS saat masa pandemi Covid-19 yakni, 500 pemilih, pengaturan kedatangan, dilarang berdekatan, tidak bersalaman, mencuci tangan, masker, sarung tangan, pelindung wajah, alat tulis sendiri, tisu kering, KPPS sehat, cek suhu badan, desinfeksi TPS, tinta tetes dan bilik khusus. (Ning/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda