Polres Mojokerto Luncurkan Timsus Anti Money Politics - Line News Today

Jumat, 04 Desember 2020

Polres Mojokerto Luncurkan Timsus Anti Money Politics

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander sematkan rompi Timsus Anti Money Politics

LN News Today (Mojokerto) – Dalam rangka mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mojokerto tahun 2020 yang aman, damai, bersih, sejuk dan akuntabel, Polres Mojokerto meluncurkan Tim Khusus (Timsus) Anti Money Politics. Kegiatan tersebut digelar di halaman Mapolres Mojokerto, Jumat (3/12).

"Hari ini, Polres Mojokerto beserta stakeholder terkait di sini hadir bapak bupati dan seluruh Forkopimda dan juga unsur Pemilukada yakni dari Bawaslu dan KPU, kita melaksanakan launching Timsus Anti Money Politics," ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.

Kapolres menambahkan, Timsus Anti Money Politics ini akan melaksanakan pemantauan secara masif bekerjasama dengan Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan yang bersifat money politik. Salah satu tugasnya yakni untuk meningkatkan kontrol sosial di tengah-tengah masyarakat.

"Apabila menemukan bisa menginformasikan kepada kami dan juga kami akan melaksanakan kegiatan patroli secara rutin dan juga secara masif beserta dengan Sentra Gakkumdu untuk mengantisipasi adanya kegiatan-kegiatan yang bersifat money politik atau politik uang," tuturnya. 

Timsus Anti Money Politics ini melibatkan sedikitnya 300 personil, yakni dari unsur Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN). Kapolres menjelaskan, Sentra Gakkumdu nantinya untuk melakukan penyelidikan sampai penuntutan. 

Foto bersama usai launching Timsus Anti Money Politics

"Apabila terbukti, maka akan kita serahkan pada aturan yang berlaku dalam Undang-undang Pemilu yang nantinya akan diatur dan akan dilihat secara konteks dengan tim yang ada dari Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian serta dari pengadilan. Indikasi-indikasi itu sebetulnya harus harus kita hindari," ujarnya. 

Masih kata Kapolres, pengalaman dari daerah lain telah terjadi money politik sehingga launching Timsus Anti Money Politics menjadi wujud Polres Mojokerto untuk mengantisipasi praktek money politik. Yang bersifat preventif dan preemtif untuk mengantisipasi terjadinya kejadian-kejadian yang bersifat money politik. 

"Sehingga kegiatan sudah kita laksanakan dan Insya Allah kegiatan ini akan kita lakukan secara masif dan saya berharap mohon bantuannya kepada masyarakat untuk menginformasikan juga kepada kami yang nantinya kita akan meneruskan kepada tim dari Sentra Gakkumdu," ujarnya. 

Sehingga nantinya bisa dilakukan proses pematangan informasi hingga sampai penyidikan apabila itu terbukti adanya kegiatan money politik. Kapolres mencontohkan, sebagaimana mestinya yang biasa didengar yang bersifat isu dan juga bersifat informasi pada H-1 pencoblosan atau biasa disebut serangan fajar. 

"Namun ada beberapa informasi lebih baru lagi itu nantinya kita akan pantau lebih dalam, sampai dengan nantinya proses pencoblosan. Semuanya kita akan melakukan pemantauan, karena tim dari satuan reserse dan tim dari cyber Polri juga akan tetap memantau kegiatan transaksi keuangan. Kami juga sudah bekerjasama dengan rekan-rekan dari bank yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto," jelasnya. 

Harapannya, Pemilukada tahun 2020 di Kabupaten Mojokerto tetap Aman damai lancar, sejuk, akuntabel dan juga terhindar dari konteks money politik. Sehingga pemimpin nantinya yang memimpin Kabupaten Mojokerto mempunyai maksud dan niat betul-betul mengabdikan dirinya untuk melayani masyarakat Kabupaten Mojokerto.  (Ning/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda