Viral, Video Jenazah Warga Gresik Dihanyutkan di Sungai - Line News Today

Jumat, 04 Desember 2020

Viral, Video Jenazah Warga Gresik Dihanyutkan di Sungai

Cuplikan video viral jenazah warga Gresik dihanyutkan di sungai

LN News Today (Gresik) - Kepala Desa Cermenlerek, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Mochammad Suhadi membenarkan terkait video warga Kedamean Gresik yang mengantarkan jenazah dengan cara dihanyutkan ke sungai yang viral di media sosial. 

Suhadi mengatakan, bahwa jenazah yang ada di dalam video itu adalah Nenek Kasti (71), yang merupakan warganya dan meninggal pada Rabu 2 November kemarin. “Meninggal hari Rabu, dimakamkan hari Kamis kemarin. Meninggalnya karena sakit, bukan Covid-19,” kata Suhadi, Jumat (4/11). 

Suhadi juga menyebutkan, jika warganya terpaksa menyebrangi sungai dengan menghanyutkan jenzah karena tidak adanya jembatan. Ia mengaku sudah mengeluh keadaan ini kepada pemerintah kabupaten, namun tidak ada tindak lanjut. 

“Sebenarnya setiap dusun itu punya makam sendiri-sendiri. Biasanya kalau tidak di musim penghujan begini, warga Dusun Gorekan Lor dimakamkan di Dusun Gorekan Kidul. Namun kondisi hujan, kuburan di desa tersebut tidak memungkinkan, tanahnya digenangi air,” terangnya. 

Nah, satu-satu nya makam yang tersisa dan diperuntukkan oleh warga Dusun Gorekan Lor seperti Nenek Kasti, berada di sebrang sungai. Sehinga proses pemakaman dengan menyebrangi sungai terpaksa dilakukan. 

Sebenarnya kasus ini sempat muncul saat musyawarah desa. Bahkan pihaknya sudah mengusulkan saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Solusinya pemerintah akan membeli tanah yang didekat pemukiman. 

“Pembuatan jembatan sempat diusulkan, tapi dirasa pembangunan itu terlalu mahal sehingga solusinya adalah membeli tanah. Apalagi ruang tanah makam yang ada disebrang sungai sudah hampir habis,” tuturnya.  

Sementara itu Kabid Pengadaan Lahan Dinas Pertanahan, Budi Raharjo menuturkan jika pihaknya tidak ada rencana pengadaan lahan makam yang dimaksud. Penyebabnya pemerintah saat ini, tengah fokus pada pembebasan lahan sungai kali Lamong. “Fokus di Kali Lamong, tiada ada anggaran untuk pembelihan lahan makam,” pungkasnya. 

Sebelumnya, sebuah video warga Kedamean Gresik yang mengantarkan jenazah dihanyutkan ke sungai viral di media sosial. Tampak puluhan ribu orang berbondong-bondong sembari membawa jenazah menyebrangi sungai. 

Agar tidak terbawa arus sungai, jenazah yang hendak disebrangkan itu dibawa menggunakan ban. Maklum musim penghujan sungai Kali Lamong itu meluap sehingga tidak mudah menyebrangi tanpa alat bantu. 

Belakangan diketahui, tradisi mengantarkan jenazah dengan menghanyutkan ke sungai itu sudah lama. Penyebabnya, makam yang hendak dikunjungi itu berada di sebrang sungai. Untuk melitas ke sana, warga kesulitan karena infrastruktur seperti jembatan tidak ada. (Mas/Jne).

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda