Pegawai Positif Covid-19, 2 Kantor di Mojokerto Lockdown - Line News Today

Jumat, 02 Juli 2021

Pegawai Positif Covid-19, 2 Kantor di Mojokerto Lockdown

Kantor PN Mojokerto di Jalan RA Basoeni Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. 


LN News Today(Mojokerto)
- Kantor Pengadilan Negeri (PN) dan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, lockdown. Kedua kantor tersebut lockdown menyusul ada beberapa pegawai dinyatakan positif Covid-19. 

Kantor PN Mojokerto lockdown sejak, Kamis (1/7/2021) kemarin setelah satu hakim dan dua pegawai positif Covid-19. Sementara di kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto lockdown mulai, Jumat (2/7/2021) karena satu pegawai fungsional juga positif Covid-19. 

Salah satu karyawan PN Mojokerto, Budi Suyanto mengatakan, kantor PN Mojokerto lockdown mulai Kamis sampai Senin. "Selasa baru masuk karena Covid-19. Yang terpapar, ada tiga orang. Hakim satu orang sama dua pegawai," katanya. 

Menurutnya, aktivitas masih berlangsung karena pegawai tetap kerja. Meski jumlah pegawai yang masih dibatasi dan jam kerja tidak full. Seluruh pegawai PN Mojokerto juga dilakukan swab pada, Kamis kemarin namun hasilnya belum keluar. 

Sementara itu, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Sudirman mengatakan, di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto ada satu pegawai yang dinyatakan positif Covid-19. "Sejak kemarin, ada pejabat struktural yang positif," katanya. 


Yang bersangkutan mengeluh sakit panas dan batuk kering, hasil pemeriksaan dinyatakan positif. Selain menerapkan lockdown, lanjut Budi, seluruh pegawai baik PNS, honorer maupun siswa PKL menjalani swab pada, Jumat hari ini. 

"Kami takut atas situasi seperti itu, khawatir ada penyebaran di staf yang lain sehingga kita mengajukan untuk dilakukan swab. Alhamdulillah, disikapi cepat. Surat dikirim kemarin dan hari ini, dilaksanakan swab semua. Hasilnya baru diketahui besok," ujarnya. 

Meski masih ada aktivitas pegawai, namun pelayanan di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto ditutup sementara. Pelayanan yang sebelumnya dilakukan secara online ditutup sementara dan layanan Whatsapp (WA) di non aktifkan.*(Ning). 

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda